Ringkasan Permendagri No.71 Tahun 2016 (Perhitungan Tarif Air Minum)

Peraturan Menteri Dalam Negeri No.71 Tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum


Peraturan ini merupakan turunan dari Pasal 59 PP No.122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum.

Ketentuan Umum

  1. Pelanggan adalah masyarakat atau institusi yang terdaftar sebagai penerima layanan Air Minum untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
  2. Pelanggan khusus adalah institusi atau badan yang memanfaatkan air minum untuk memenuhi kebutuhan yang diatur dalam perjanjian.
  3. Tarif Air Minum selanjutnya disebut tarif adalah kebijakan biaya jasa layanan Air Minum yang ditetapkan Kepala Daerah untuk pemakaian setiap meter kubik (m3) atau satuan volume lainnya yang diberikan oleh BUMD Air Minum yang wajib dibayar oleh pelanggan.
  4. Jenis-jenis tarif:
    1. Tarif rendah: tarif bersubsidi yang nilainya lebih rendah dibanding Biaya Dasar
    2. Tarif dasar: tarif yang nilainya sama atau ekuivalen dengan Biaya Dasar
    3. Tarif penuh: tarif yang nilainya lebih tinggi dibanding Biaya Dasar.
    4. Tarif kesepakatan: tarif yang nilainya dihitung berdasarkan kesepakatan antara BUMD Air Minum dan pelanggan.

Blok Konsumsi dan Kelompok Pelanggan

  • Konsumsi air minum untuk:
    1. Memenuhi standar kebutuhan pokok –> dikelompokkan dalam satu blok
    2. Pemakaian di atas standar kebutuhan pokok –> dibagi dalam beberapa blok
  • Kelompok pelanggan
    1. Kelompok I : pelanggan yang membayar tarif rendah untuk memenuhi standar kebutuhan pokok air minum.
    2. Kelompok II : pelanggan yang membayar tarif dasar untuk memenuhi standar kebutuhan pokok air minum.
    3. Kelompok III : pelanggan yang membayar tarif penuh untuk memenuhi standar kebutuhan pokok air minum.
    4. Kelompok khusus : pelanggan yang membayar tarif berdasarkan kesepakatan yang dituangkan dalam perjanjian. Kelompok khusus terdiri atas
      • non komersial –> sekurang-kurangnya sama dengan tarif dasar
      • komersial –> sekurang-kurangnya sama dengan tarif penuh
PelangganBlok Konsumsi Keterangan
Kelompok ITarif rendahRumah tangga MBR, tempat ibadah, dll
Kelompok IITarif dasarRumah tangga
Kelompok IIITarif penuhPabrik, industri, mall
Kelompok khususTarif kesepakatan
1. Non KomersialSekurang-kurangnya = tarif dasarRumah susun yang dikelola pemerintah, Antar PDAM dan atau daerah
2. KomersialSekurang-kurangnya = tarif penuhApartemen & Mall, Pelabuhan, Bandara, Yang bersifat kesepakatan yang dijual kembali
Tarif air minum berdasarkan kelompok pelanggan

Biaya Dasar

Biaya dasar yang diperlukan untuk memproduksi setiap meter kubik air minum dihitung atas dasar biaya usaha dibagi dengan volume air terproduksi dikurangi volume kehilangan air standar dalam periode satu tahun.

Biaya usaha meliputi:

  1. Biaya operasi dan pemeliharaan : merupakan semua beban operasional mulai dari sumber air, produksi sampai dengan distribusi.
  2. Biaya depresiasi/amortisasi : merupakan semua beban penyusutan terhadap aset yang berbentuk maupun tidak berbentuk.
  3. Biaya bunga pinjaman : merupakan beban keuangan yang meliputi bunga, biaya komitmen, denda dan beban keuangan lainnya terkait dengan pinjaman.
  4. Biaya lain : merupakan biaya tidak terduga yang mendukung operasional BUMD Air Minum.
  5. Keuntungan yang wajar : merupakan keuntungan yang dihitung berdasarkan rasio laba terhadap aktiva sekurang-kurangnya sebesar 10% (sepuluh perseratus).

Volume air terproduksi dihitung berdasarkan total volume air yang dihasilkan oleh sistem produksi yang siap didistribusikan kepada konsumen dalam periode satu tahun.

Untuk melakukan perhitungan dan proyeksi biaya harus mempersiapkan data-data berikut.

  1. komponen biaya sumber air;
  2. komponen biaya pengolahan air;
  3. komponen biaya transmisi dan distribusi;
  4. komponen biaya kemitraan;
  5. komponen biaya umum dan administrasi;
  6. komponen biaya keuangan;
  7. komponen aktiva produktif;
  8. tingkat inflasi;
  9. volume air terproduksi;
  10. volume kehilangan air standar;
  11. volume air terjual kepada kelompok pelanggan tarif rendah;
  12. volume air terjual kepada kelompok pelanggan tarif dasar;
  13. volume air terjual kepada kelompok pelanggan tarif penuh dan khusus;
  14. blok konsumsi;
  15. kelompok pelanggan;
  16. jumlah pelanggan setiap blok konsumsi;
  17. jumlah pelanggan setiap kelompok pelanggan;
  18. tingkat konsumsi;
  19. tarif yang berlaku;
  20. komponen pendapatan penjualan air;
  21. komponen pendapatan non air;
  22. komponen pendapatan kemitraan;
  23. tingkat elastisitas konsumsi air minum terhadap tarif;
  24. rata-rata penghasilan masyarakat pelanggan; dan
  25. upah minimum provinsi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s