Arsip Kategori: Belajar Nge-blog

Seputar informasi terkait blogging

100% Berhasil! Ini Cara Mengubah Domain WordPress menjadi .com untuk Pemula

Beberapa waktu yang lalu aku ikut lomba blog untuk menuliskan artikel tentang suatu produk minuman. Ini lomba pertama yang aku ikuti dan aku belum pernah punya pengalaman sama sekali. Beberapa waktu berlalu akhirnya pengumuman keluar juga. Hasilnya? Tentu saja aku tidak menang di percobaan pertama ini. Baca lebih lanjut

Manfaat Bergabung di Blogger Perempuan

Awal tau blogger perempuan itu ketika mulai sering berselancar ke beberapa blog ubuat cari review-review sesuatu. Kemudian ngeh sesuatu, kok samaan ya ada logo pink di kolom kanan blognya. Terus mampir ke blog-blog lain juga yang cukup banyak kontennya, eh ada juga si logo pink ini!

Akhirnya rasa penasaran ini membawa saya ke sebuah fakta bahwa blogger perempuan itu adalah sebuah komunitas. Tanpa berpikir panjang, langsung isi form pendaftaran, dan kirim segera. Hari itu juga saya belajar dan tau caranya pasang banner blog. Setelah beberapa hari kemudian, email diterima sebagai anggota pun diterima.

Jadi kalau ditanya kenapa tertarik bergabung dengan komunitas blogger perempuan? Jawabannya sederhana, karena blog kece yang pernah saya kunjungi semuanya gabung komunitas ini!

Baru deh setelahnya saya mengulik lebih dalam apa-apa saja yang ada dalam website blogger perempuan.

Dengan bergabung ke komunitas blogger perempuan, ada banyak manfaat yang saya dan kamu bisa dapatkan. Apa sajakah itu?

1. Ada tips-tips buat blogger pemula

Komunitas ini rutin memberikan postingan tentang kiat-kiat untuk blogger pemula. Dari sana juga lah saya tau istilah-istilah dalam dunia per-bloggeran. Kalau kamu mau tau detailnya, saya sarankan ngulik websitenya deh, banyak ilmu yang didapat.

2. Anggota bisa bebas sharing tulisannya

Di Blogger Perempuan, semua anggota juga bisa sharing tulisannya di website, facebook page, dan instagram blogger perempuan. Di facebook page tiap harinya ada tema-tema tertentu, kamu bisa sharing tulisanmu yang sesuai tema di kolom komentarnya. Yang lebih menariknya lagi di IG, tiap hari minggu 10 terbaik mendapat kesempatan dipromosikan di IG story blogger perempuan.

3.Network dan blogwalking

Melalui komunitas ini, saya jadi tau ternyata blogger di Indonesia ini banyak banget. Kita sesama blogger bisa saling kenal, blogwalking, dan belajar satu sama lain.

Dengan sering blogwalking, saja jadi tahu blog-blog kece nan niat abiss. Kalau dibandingan sama blog ini mah masih kalah jauh. Karena ini juga saya jadi termotivasi buat konsisten mengembangkan blog ini. Belajar tampilan blog yang ciamik. Belajar tulisan yang mengalir dan enak dibaca itu seperti apa.

4. Dapat info lomba blog

Percayalah, sumber terbaik untuk mendapat informasi lomba-lomba blog adalah dari komunitas. Kamu nantinya juga bisa belajar dari blog-blog yang sering menangin lomba. Sejauh pengamatan saya, salah satu langkah pertama kalau mau besar peluang menang lomba, blog harus menggunakan top level domain gitu.

***

Itulah empat manfaat yang saya dapatkan sejak bergabung dengan blogger perempuan. Kalau kamu seorang blogger perempuan juga? Tunggu apalagi, cuss langsung aja daftar sekarang! Ga bakal rugi deh, yang ada bakal ngerasa nyesal kenapa ga dari dulu ya daftarnya.

Cerita Dibalik Nama Blog Ini

Another day, another story.
Another platform, another new born blog.

Awal memulai ngeblog di wordpress, nama blog ini artikaika.wordpress.com. Yes, kebalikan nama. Tapi pas domain blog ini diupgrade jadi TLD, saya ubah lagi jadi seperti yang sekarang.

Langsung saja, inilah 4 alasan kenapa ga mau pusing-pusing pikiran nama alias dan memilih pakai nama asli sebagai nama blog.

1. Isinya kebanyakan bertema personal

Seperti saya ceritakan pada postingan sebelumnya. Tulisan saya gak fokus hanya pada satu tema tulisan saja. Cerita di blog ini pun berganti seiring dengan perubahan kehidupan saya. Yang darinya dulu cerita kuliah, sekarang cerita kerjaan.

Jadi saya rasa lebih cocok kalau pakai nama sendiri saja biar tetap bisa ngikutin perkembangan hidup ini. Betul?

2. Self branding

Hasil penelusuran google menunjukkan bahwa nama ika artika cukup banyak juga dimiliki orang lain. Nama ini ga yang rumit, langka, ataupun susah diingat gitu kan. Ada cerita super pendek dibalik nama yang diberikan oleh mama saya ini. Jadi ceritanya, alasan dibalik pemilihan nama dua kata ini adalah… karena suka aja. Udah gitu. Titik.

Selain itu, ada misi self branding juga dibaliknya. Saya juga beri tagline diary of environmental engineer pada blog ini supaya dikenal sebagai ika yang lulusan teknik lingkungan yang suka nge-blog hal tentang kerjaannya dan opini terkait itu juga didalamnya. Hehehe.

3. Biar selaras dengan nama akun medsos

Setelah saya amati, ada pentingnya juga menyeragamkan nama semua akun sosmed agar lebih mudah dikenali dan ditemukan mesin pencari. Apalagi pemakaian ig lagi tinggi-tingginya sekarang ini kan. Awal bikin ig udah kasih nama ikaartika duluan. Jadi, ya yg nama blog mengalah menyesuaikan.

4. Lebih bertanggung jawab dalam menulis

Kalo pakai nama sendiri tuh kesannya lebih kredibel tulisannya. Lebih dapat dipercaya. Dengan memakai nama sendiri pun juga jadi lebih hati-hati dalam post sesuatu. Jadi ada tanggung jawab moral di dalamnya. Jadi ga bisa asal-asalan nulisnya. Hanya posting sesuatu yang telah diyakini dan dicek kebenarannya.

***
Itu dia alasan sederhana dibalik pemakaian nama blog ini. Mau ninggalin komen atau saran terhadap blog ini? Boleh banget!

Kalau kalian rasa blog ini bermanfaat, dukung terus penulis ya dengan share dan subscribe blog ini. Terimakasih!

 

Tema Blog yang Disukai

Saya bingung mau nulis apa tentang tema blog ini. Soalnya tema blog ini campur-campur kayak nasi padang. Jujur, saya ga suka hanya terpaku satu tema, sukanya nulis apa yang lagi diminati dan lagi ramai di masyarakat.

Kadang tuh susah kalau cuma di satu tema, ga punya banyak ide, waktu, dan juga duit buat explore lebih. Misalnya nih kalau mau nulis beauty-beautyan kan mesti punya modal dulu beli produk-produk kecantikan. Kalau mau nulis fokus tema travelling aja, ga punya duit dan ga punya waktu libur juga buat jalan-jalan tiap bulan.

Sekarang-sekarang ini, saya lebih senangnya tuh explore berbagai gaya penulisan. Lagi senang sama tulisan yang kayak story telling atau cerpen gitu. Nah gaya penulisan ala cerpen ini rencananya mau saya buat dari potongan kejadian sehari-hari. Sama satu lagi, lagi senang sama tulisan yang kayak pembacanya tengah berbicara langsung sama penulisnya, yang kayak lagi kamu baca ini.

Oke, balik lagi ke judul. Saya mau kasih tau 4 tema yang jadi nyawa blog ini dan/atau yang jadi favorit saya ketika blogwalking.

1. Personal blog

Ya, seperti kalian tau kebanyakan tulisan blog ini adalah ceritain pengalaman pribadi. Dan semoga dari cerita saya itu ada yang bermanfaat.

Saya merasa terbantu banget sama orang yang mau nulis pengalamannya di blog. Kalo dulu tuh waktu sekolah, terbantu banget baca-baca pengalaman orang ketika sbmptn dan pilih jurusan kuliah. Kalau kini lagi penasaran sama pengalaman orang-orang yang kuliah di luar negeri.

Karena saya skoliosis, saya juga suka baca pengalaman orang yang sama-sama skoliosis dan bagaimana usahanya buat cari alternatif pengobatan. Tulisan-tulisan ini menemani masa remaja saya agar tidak khawatir akan ‘kekurangan’ ini dan buat saya jadi semangat lagi jaga kesehatan biar ga makin parah skoliosisnya. Hahaha.

Saya simpan semua cerita pengalaman saya yang semoga bermanfaat dengan kategori journal.

2. Thoughts atau Opini

Salah satu hobi yang baru saya sadar, suka mengobservasi orang. Bukan mengobservasi dalam hal kejelekan, tapi mengobservasi kenapa dia seperti itu, kenapa tindakan itu yg dipilihnya, bagaimana jalan pikirannya bisa seperti.

Dengan membaca tulisan bertema thoughts/opini, bisa menjawab penasaran saya terhadap manusia. Terhadap jalan pikira dan tindakan manusia  yang berbagai macam. Bisa memperluas wawasan dan meningkatkan empati. Intinya, buat belajar memahami orang lain agar tidak cepat-cepat berburuk sangka.

3. Travelling and Tipsnya

Jujur hobi impian saya itu travelling. Jalan-jalan. Suka banget baca blog yang bertema jalan-jalan. Terutama jalan-jalan yang low budget, dalam kota, apalagi kalo disertai tips-tips dan rekomendasi makanan/jajanan pas jalan-jalan.

Untuk blog cerita travelling luar negeri sebenarnya suka juga dan udah buanyak banget. Cuman saya lihat masih minim yang ngebahas halal tourism dan tips-tipsnya dari negara yang dikunjungi. Maksud saya, walau bagaimanapun syarat boleh melancong kan adalah bisa menjaga agama kita.

Ini yang jadi concern saya banget kalo mau jalan ke luar negeri. Dimana masjidnya, dimana tempat wisata yang dekat sama masjid atau tempat wisata yang menyediakan ruang solat atau dimana tempat solatnya kalau tidak tersedia ruang solatnya. Dimana-mana aja yang jual makanan halal atau makanan-makanan yang harus dihindari. Yah yang seperti itulah.

Oh ya, tema travelling ini masih tahap rencana ya di blog ini. Tapi untuk review singkatnya beberapa udah mulai tayang di ig, sila mampir yaa. Hehehe.

4. Review

Review makanan, tempat, fotografi, aplikasi, seringnya gadget, kadang banget memilih skin care untuk pemula, adalah tema-tema yang saya cari. Iya saya tau ini tema yang bukan perempuan banget. Hahaha.

Semua tulisan review di blog ini, apapun jenisnya saya gabung di satu kategori review. Soalnya saya emang suka banyak hal tapi ya sedikit-sedikit ga terlalu mendalam. Anaknya emang suka belajar sih tapi juga cepat bosan. Wkwkwk.

Oh ya, mau promosi lagi nih. Saya lagi punya kegiatan review-review makanan/jajanan juga di story ig. Mampir-mampir yak kesana, reviewnya disimpan di highlight.

***

Dah dulu ya. Itu 4 tema teratas yang saya sukai. Kalau kamu suka tema blog yang seperti apa? Share di kolom komentar yaa. Oh ya kalo ada rekomendasi tema blog lain juga boleh share di bawah.

Kenapa Menulis Blog (Lagi)?

Agak lucu memang memutuskan untuk serius menghidupkan kembali blog setelah udah punya kerjaan tetap. Sejak kerja, libur sabtu minggu jadi benar-benar berharga. Gak ada lagi yang namanya tidur pagi.

Gak mudah untuk rutin nge-post 2 kali seminggu bahkan bisa ngepost sekali seminggu aja itu udah bersyukur. Ide bahan tulisan sebenarnya banyak cuman menuangkannya ke dalam tulisan itu yang bagi saya masih tersendat dan menghabiskan banyak waktu.

Jadi, Kenapa Menulis Blog Lagi ?

Setiap merasa tangan ini semakin berat, saya buka kembali tulisan pertama di blog ini yang saya simpan khusus di kolom page kata pengantar.

Dua tahun yang lalu, tulisan pertama saya adalah tentang kenapa buat blog lagi. Tiba-tiba aja pas bangun pagi punya keinginan untuk membuat blog dengan media yang berbeda-beda.

Tujuan awal sekali ketika saya memulai nge-blog lagi adalah untuk sharing mengenai dunia perkuliahan saya teknik lingkungan dan menyimpan materi kuliah. Biar jadi rajin gitu baca ulang materi kuliah dan merangkumnya di blog. Saya juga sempat menyelipkan niatan mau berbagi informasi kesehatan padahal saat itu belum ada ilmunya di bidang itu, kan bisa berabe kalau salah kasih saran.

Dan lucunya lagi ketika saya melihat daftar tulisan dua tahun lalu, post blog ini malah kebanyakan berisi puisi dan curhat. Yah, tidak semua tulisan di blog berjalan on track sesuai dengan rencana awal.

Ngomong-ngomong soal berpuisi, kenapa ya saat lagi galau atau sedih jiwa sastra dalam diri tiba-tiba muncul? Tapi kalau lagi bahagia atau biasa-biasa aja malah tidak bisa menulis puisi selancar saat lagi sedih.

Kalau kata seseorang, saat lagi sedih daya imajinasi seseorang mendadak menjadi tinggi. Karena gak pengen ketahuan lagi galau atau sedih, isi perasaannya dituangkan ke dalam puisi. Biar elegan gitu. Hahaha.

Ngerjain tugas juga gitu ga sih? Pas mepet deadline baru bisa berpikir lancar. Kayaknya emang hidup harus ada tekanan dulu biar dapat inspirasi.

Menulis juga ada pasang surutnya. Pada tiap periode surut, pada tiap itu pula perlu mencari-cari alasan baru aka. inspirasi untuk memantik kembali semangat itu. Lagi, alasan memulai lagi menulis itu harus diciptakan tidak bisa ditunggu.

Ada 6 alasan utama yang memacu saya untuk konsisten menulis di blog lagi. Saya urutkan dari alasan terlama hingga alasan terbaru.

1. Tempat berekspresi

Menulis di media open source seperti blog, melatih saya untuk lebih terbuka dan berani mengekspresikan sesuatu. Tempat berbagi tentang kesedihan hal disenangi serta menyimpan memori tersebut. Semua tulisan tentang ini saya simpan dalam kategori hobby.

Pas lagi ingin jadi ‘sastrawan’, saya post tentang puisi dan quotes. Saat lagi senang-senangnya belajar bahasa inggris, juga saya post di blog. Saat lagi senang menggambar water colour, saya abadikan juga hasilnya disini.

Sebenarnya ada satu rahasia lagi yaitu mimpi saya menjadi penulis cerpen/novel pas lagi senang-senangnya baca novel. Tapi karena saat itu belum mengenal blog, tulisan cerita berhalaman-halaman itu hilang entah dimana

2. Sharing dan beropini

Seperti yang tertulis diawal, sharing adalah tujuan awal saya ketika memulai kembali nge-blog di wordpress. Saya banyak terbantu dan termotivasi berkat tulisan-tulisan di blog orang lain dan inilah yang memotivasi saya juga untuk nge-blog lagi.

Sharing dan beropini merupakan dua hal yang saling melengkapi. Saya biasanya tidak mau hanya sekedar bercerita saja tapi juga ingin menyelipkan opini-opini saya. Hal ini dapat dilihat pada tulisan berkategori tips and tricks, review ,journal, dan teknik lingkungan.

Blog juga media yang pas untuk berlatih beropini menyampaikan gagasan yang tidak bisa disampaikan karena tidak adanya kesempatan untuk berdiskusi dengan teman ataupun karena waktu yang terbatas. Tulisan yang murni hanya berisi opini saya kelompokkan dalam kategori thoughts.

3. Media belajar literasi

Menulis bukan perkara yang mudah untuk saya. Menyusun kalimat demi kalimat agar enak dibaca cukup menguras waktu bagi saya yang pada dasarnya jarang membaca.

Ya, kata orang semakin banyak membaca akan membuat tulisan semakin baik. Apalagi sejak lulus kuliah rasanya kemampuan menulis semakin jauh menurun, maka dari itu blog saya rasa pas untuk jadi media mengasah kembali kemampuan literasi.

4. Cari duit

Kalau alasan sosial sedang padam, maka beralihlah ke alasan ekonomi. Pekerjaan di dunia kreatif seperti youtuber, selebgram, content creator, dan lainnya merupakan pekerjaan baru yang sangat menggiurkan.

Saya kagum dengan mereka-mereka yang bergerak di bidang seperti ini karena saya tau usaha yang dikeluarkan untuk merintis awalnya itu tidaklah mudah. Tapi ketika sudah berhasil, dapat berjalan autopilot dimana akhirnya sumber penghasilan yang mendatangi manusia, bukan manusia yang mendatangi sumber penghasilan seperti kerja pada umumnya.

Walau tidak se-hits youtube, penghasilan dari blog saya rasa kini juga cukup menjanjika karena ada ad sense dan peluang endorsement. Tengok saja postingan-postingan sekarang yang ramai dengan tema review – produks kosmetik, restoran, makanan, tempat wisata dll-.

Tapi blog-blog dengan tema-tema review seperti itu bukan jadi fokus utama saya sekarang karena untuk memulainya butuh banyak modal -beli produk- dan konsistensi tinggi untuk upload tiap minggu. Saat ini saya memilih blog ini untuk menjadi personal blog tanpa adanya batasan tema tertentu.

5. Peluang untuk mempengaruhi orang lain

Sadar atau tidak sadar kegiatan googling udah bagian dari kegiatan wajib sehari-hari. Sadar tidak sadar tulisan review telah berperan besar akan sesuksesan suatu produk. Tulisan review/pengalaman yang di post di blog kesannya lebih jujur dibanding iklan commercial dan lebih dapat mempengaruhi psikologi pembeli. Padahal tujuannya sama-sama ngiklan. Peluang inilah yang ingin saya manfaatkan.

Saya melihat mayoritas blogger adalah wanita muda, calon ibu dan ibu-ibu rumah tangga yang lagi tinggi-tingginya penggunaan internet dan sosmed. Pada kesempatan ini lah yang ingin saya gunakan untuk bercerita tentang lingkungan dan syukur-syukur bisa menyebarkan virus kepedulian terhadap lingkungan.

Harapan saya agar semua ibu bisa menjadi seorang ahli teknik lingkungan di rumahnya masing-masing. Tidak hanya peduli lingkungan dalam hal membuat keasrian dirumah, tapi juga bisa melindungi keluarga kita dari bahaya pencemaran lingkungan yang tanpa disadari mengancam di sekitar kita.

Mayoritas kerjaan di bidang teknik lingkungan itu berkaitan dengan masyarakat. Semua infrastruktur yang dibangun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kebutuhan dasar apa? Tiga kebutuhan dasar yang menjadi fokus kerja saya adalah kebutuhan air bersih, penanganan air limbah, serta penanganan sampahnya.

Saya prihatin banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa tiap-tiap kita punya hak untuk mendapatkan pelayanan publik yang optimal dari pemerintah. Ada juga ketika pemerintah ingin bantu tapi sayangnya masyarakatnya tidak bersedia dibantu karena tidak tau bahwa itu penting. Seperti tulisan diatas, hidup harus ada tekanan dulu biar dapat inspirasi. Masyarakat juga harus memberi tekanan biar kinerjanya pemerintah juga meningkat.

Sharing mengenai lingkungan inilah yang ingin saya jadikan konten utama blog ini.  Segala tulisan-tulisan tentang apa dan bagaimana kerjaan teknik lingkungan bisa dibaca di catergory teknik lingkungan Ohya, Kalau teman-teman ada masukan tentang hal apa yang ingin dishare terkait kerjaan saya ini, bisa sampaikan di kolom komentar bawah ya.

6. Sebagai ambisi baru

Kalau dulu kuliah, ambisinya adalah menyelesaikan dengan IPK bagus. Ya sederatan angka itu nyatanya ampuh untuk memicu semangat meraih nilai setinggi-tingginya. Pun begitu juga kehidupan pasca kuliah, saya menyadari butuh ambisi lain. Rutinitas pulang

Sederetan angka di traffic blog berpengaruh besar untuk berambisi membuat blog. yang semakin baik. Dimulai dengan buat target viewers, awalnya 100 viewers per minggu, kemudian 100 viewers per hari, lalu 1000 viewers per hari, dst. Senang aja kalau angka itu bisa tercapai karena berarti tulisan yang dibuat tiap harinya semakin berdampak ke banyak orang.

Dengan nge-blog jadi punya ambisi untuk belajar juga hal lainnya seperti berlatih menulis artikel, seo, desain grafis, fotografi, dan hal-hal lain yang bisa menyukseskan blog.

***

Telat sih emang baru mulai ikutan BP Challenge pada hari ke 5! Tapi gapapa, lebih baik terlambat memulai asalkan di akhirnya bisa selesai tempat waktu kan? Kalau kalian apa alasan menulis blog?

Kalau kalian merasa blog ini bermanfaat, tunjukan dukungan kalian terhadap blog ini dengan meninggalkan jejak di kolom komentar ya!