Takut mencari ilmu agama

Jadwal kuliah dan tugas yang tidak terlalu padat membuat saya mempunyai waktu luang uang. Tentu kebanyakan waktu tersebut saya habiskan di kosan. Setiap ditanya teman atau orang tua lagi dimana, pasti kebanyakan jawabnya lagi di kosan. Lagian kan inspirasi bisa didapetin dimana aja. Bagi saya, kamar adalah tempat ternyaman untuk mencari inspirasi.

Akhir-akhir ini, bukannya malah mikirin ugb tesis, tapi malah sibuk sendiri berkontemplasi. Saya tidak tau apakah ini layak disebut hobi atau bukan, tapi jujur saya suka melakukan observasi dan analisis. Entah itu benda, orang, tempat, dan lainnya, saya suka menghabiskan waktu berjam-jam untuk hal demikian. Apalagi di zaman sekarang, internet adalah tools paling cepat untuk mendapatkan informasi dan social media adalah wadah termudah untuk mengobservasi. Kayak tagline sebuah perusahan “the world in your hand”, cukup dengan duduk manis bisa dapat dapat informasi apapun. Lanjutkan membaca “Takut mencari ilmu agama”

Bahaya konsumsi yang haram

Semua taulah ya kalau dalam islam makanan yang haram itu contohnya babi, bangkai hewan, hewan yang disembelih bukan dengan nama Allah, darah, dan makanan yang dilarang lainnya. Tapi ternyata ga cuma itu. Ga cuma dari jenis makanannya, tapi dari cara mendapatkannya juga diperhatikan. Kalau cara dapetinnya dengan yang haram, walaupun makanannya lezat dan bergizi bisa jadi sesuatu yang haram.

Semua tau kalau makanan yang dikonsumsi akan masuk ke dalam tubuh. Sari makanan tersebut dibawa oleh darah ke seluruh tubuh. Ada juga yang akan menjadi otot/daging. Can you imagine? Sesuatu yang haram tersebut melekat di tubuh dan bersama kita setiap hari. Lanjutkan membaca “Bahaya konsumsi yang haram”

Tentang Al-Baqarah

Akhir-akhir ini saya mulai mencoba untuk membaca terjemahan al-qur’an setelah hampir 14 tahun bisa membacanya namun jarang sekali untuk ingin mengetahui artinya. Karena suatu dan lain hal, ‘saya merasa kalah’ dibanding (mungkin ada) non muslim yang sudah menamatkan membaca terjemahan al-qur’an. Lanjutkan membaca “Tentang Al-Baqarah”